Pertemuan Koordinasi Pelaksanaan Rumah Tunggu Kelahiran Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2015

Rumah Tunggu KelahiranRengat-Dinkes Inhu. Persalinan merupakan hal yang paling penting dan ditunggu oleh para ibu hamil. Bagi seorang ibu, persalinan adalah hal yang sangat menyenangkan, karena pada saat itu si kecil keluar dari dalam perut si ibu dan melihat indahnya dunia ini. Akan tetapi, persalinan juga menjadi hal yang menakutkan dan mendebarkan khususnya bagi calon ibu baru, dimana terbayang proses persalinan yang menyakitkan, mengeluarkan energi yang begitu banyak, dan sebuah perjuangan yang cukup melelahkan, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Bagi masyarakat terpencil terutama di daerah-daerah yang jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di kabupaten, masa persalinan masih tidak begitu di perhatikan. Persalinan masih di tolong oleh dukun bayi. Hal ini sangat mengkhawatirkan, karena komplikasi yang terjadi pada saat persalinan tidak bisa diprediksi pada saat hamil.

Menyikapi hal diatas, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri hulu melalui Bidang Promkes dan Kesga Seksi Kesehatan Keluarga mengembangkan program untuk daerah yang mempunyai hambatan dalam akses ke fasilitas pelayanan kesehatan yang dinamai dengan program Rumah Tunggu Kelahiran (RTK). Rumah ini disediakan khusus untuk ibu bersalin, terutama untuk ibu hamil dengan resiko tinggi.

“Program Rumah Tunggu Kelahiran ini bertujuan untuk mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta meminimalisir kejadian komplikasi karena kehamilan, persalinan dan nifas” tutur Rika Varia Nora, SSiT, MPH selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu.

Program rumah tunggu kelahiran sudah berjalan selama 3 (Tiga) bulan. Untuk kelancaran dan pengembangan program ini, pada Selasa (3/3/2015) Seksi Kesehatan Keluarga Bidang Promkes dan Kesga mengadakan pertemuan koordinasi Rumah Tunggu Kelahran (RTK). Pertemuan ini dilaksanakan selama 2 (dua ) hari pada tanggal 3 s/d 4 Maret 2015 di Wisma Happy Pematang Reba. Pertemuan dihadiri oleh perwakilan Bapemas Pemdes, DPR Komisi IV, PKK, Camat, Kasi PMD, Kepala Desa, Kepala Puskesmas dan Bidan Koordinasi dari 5 (lima) kecamatan yaitu kecamatan Rengat, Pasir Penyu, Batang Gansal, Batang Cenaku dan Peranap.

Pertemuan ini membahas beberapa materi yang berkaitan dengan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) antara lain membahas tentang masalah kesehatan ibu dan anak di Indonesia dan Kabupaten Indragiri Hulu, maksud dan tujuan pelaksanaan RTK serta Peran lintas program dan lintas sektor dalam pelaksanaan RTK.

Menurut Desria Ianty Tiopi, SST, M.Biomed selaku Kepala Seksi Kesehatan Keluarga sekaligus ketua panitia pertemuan koordinasi Rumah Tunggu Kelahiran (RTK), pertemuan ini dilaksanakan untuk menambah pengetahuan para bidan tentang masalah kesehatan pada ibu dan anak dan bagaimana cara mengatasi komplikasi yang terjadi pada saat persalinan.
“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memonitoring dan evaluasi pelaksanan RTK serta menindaklanjuti persiapan dilapangan terkait sarana dan prasarana yang dibutuhkan di Rumah Tunggu Kelahiran tersebut” tutupnya.

Tambahkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>