Kabut Asap Melanda, Cegah ISPA dengan PHBS

Kabut Asap RengatRengat-Dinkes Inhu. Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Indragiri Hulu dan sekitarnya dalam satu bulan terakhir mulai berdampak terhadap peningkatan pencemaran udara oleh kabut asap akibat aktivitas pembakaran hutan dan lahan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Secara kasat mata, dalam beberapa hari terakhir, kabut asap yang menyelimuti Kota Rengat dan sekitarnya terlihat semakin tebal. Kondisi ini disamping dapat mengganggu aktivitas, juga sangat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Beberapa masalah kesehatan yang umum dijumpai akibat dampak kabut asap diantaranya penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), pneumonia, asma, iritasi mata dan iritasi kulit. Dari beberapa masalah kesehatan tersebut, penyakit ISPA menempati urutan pertama yang paling sering dialami ketika terjadi kabut asap. Kondisi ini dikarenakan penyakit ISPA menyerang langsung saluran pernafasan manusia yang berkaitan erat dengan kualitas udara yang dihirup, semakin terkontaminasi udara yang dihirup akan semakin meningkatkan risiko mengalami ISPA.

ISPA adalah infeksi mendadak (akut) yang menyerang sistem saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri dan virus serta akibat adanya penurunan kekebalan tubuh penderita akibat populasi udara yang di hirup. Kondisi ini menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, ISPA dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan sehingga tubuh tidak bisa mendapatkan cukup oksigen karena infeksi yang terjadi. kondisi ini bisa berakibat fatal, bahkan mungkin mematikan.

Bagi Anda yang terkena dampak langsung kabut asap sebaiknya waspada dan senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat untuk terhindar dari ISPA. Berikut ini beberapa tips mencegah terjadinya ISPA akibat dampak kabut asap:

  1. Hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah/gedung, terutama bagi mereka yang mempunyai penyakit jantung dan gangguan penapasan, seperti asma, sakit paru-paru, dan lainnya.
  2. Selalu gunakan masker jika pergi ke luar rumah/gedung. Pilih masker yang terbuat dari kain lembut dengan lapisan yang tidak terlalu tipis. Basahi masker dengan sedikit air sebelum digunakan. Pakai masker hingga menutupi mulut dan hidung.
  3. Perkuat daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menyehatkan serta istirahat yang cukup.
  4. Minum air putih lebih banyak dan lebih sering untuk membersihkan kabut asap yang telah masuk ke dalam tubuh.
  5. Jangan lupa sesering mungkin melakukan Cucui Tangan Pakai Sabun (CTPS), CTPS terbukti dapat mencegah penularan infeksi.
  6. Jangan merokok karena asap rokok dapat menurunkan daya tahan paru-paru dan saluran napas Anda.

Itulah beberapa tips mencegah terjadinya ISPA akibat dampak kabut asap. Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk Anda dan keluarga tercinta agar terhindar dari ISPA.

1 komentar

  1. Aduh kenapa ya masyarakat kita tidak juga faham akan pentingnya menjaga alam dan kesehatan.

    Semoga saja Allah memberi kesadaran pada mereka.

Tambahkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>