Mari Kita Samakan Persepsi Dalam Upaya Pengendalian DBD

050114900_1447215891-dbd

Upaya pengendalian DBD membutuhkan gerakan bersama, yaitu gerakan nyata dari kesadaran masyarakat untuk terbebas dari DBD dan nyamuk penularnya. Gerakan ini bukan semata-mata hanya mengandalkan sektor kesehatan saja, namun menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat dan lintas sektor terkait.

Upaya paling efektif dalam pencegahan dan pengendalian DBD adalah melaksanakan Pemberantasan Sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M plus yang harus dilakukan secara serempak dan berkesinambungan. Fogging bukan merupakan cara pencegahan DBD, melainkan tindakan emergensi untuk memutus rantai penularan ketika ditemukan kasus DBD di suatu wilayah. Berikut ini informasi penting seputar fogging:

  1. Efektifitas fogging dalam pengendalian DBD hanya bersifat sementara karena hanya mampu mematikan nyamuk dewasa sehingga fogging bukan merupakan solusi permanen dalam pengendalian DBD. Setiap tindakan fogging wajib diringi dengan tindakan pencegahan yang paling efektif dengan melaksanakan PSN melalui 3M Plus.
  2. Fogging dilakukan bukan karena menunggu kasus tetapi fogging akan dilakukan apabila ada kasus DBD yang ditemukan berpotensi menyebar di masyarakat berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE).
  3. Selain mengandung obat (insektisida) untuk mematikan nyamuk/serangga, fogging juga mengandung bahan polutan yang berdampak mencemari lingkungan dan berisiko terhadap kesehatan manusia, oleh karena itu fogging harus dilakukan dengan bijak, tepat guna dan tepat sasaran.
  4. Tindakan fogging yang dilakukan tanpa mengikuti SOP yang ditetapkan, selain tidak bermanfaat, juga dapat menyebabkan kekebalan (resistensi) nyamuk terhadap obat yang digunakan sehingga kedepannya upaya pengendalian nyamuk penular DBD akan lebih sulit. Untuk itu, fogging harus dilakukan oleh tenaga penyemprot yang sudah terlatih dan berkompeten dibidangnya.

Pengendalian DBD di masyarakat tidak akan tuntas jika hanya mengandalkan kerja pemerintah khususnya di sektor kesehatan saja, namun sangat dibutuhkan komitmen dan gerakan bersama dari seluruh elemen masyarakat. Untuk itu dihimbau kepada kita semua agar senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat serta melaksanakan upaya pengendalian DBD dengan melaksanakan 3M Plus secara serempak, terjadwal dan berkesinambungan. Gerakan 3M plus yang harus dilakukan yaitu:

  1. Menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi/wc, drum, dan lain-lain seminggu sekali
  2. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air, seperti gentong air/tempayan, dan lain-lain
  3. Memanfaatkan atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan

Selain itu ditambah (plus) dengan cara lainnya, seperti:

  • Mengganti air vas bunga, tempat minum burung atau tempat-tempat lainnya yang sejenis seminggu sekali.
  • Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar/rusak
  • Menutup lubang-lubang pada potongan bambu/pohon, dan lain-lain (dengan tanah, dan lain-lain)
  • Menaburkan bubuk larvasida (abate), di tempat-tempat yang sulit dikuras atau di daerah yang sulit air
  • Memelihara ikan pemakan jentik di kolam/bak-bak penampungan air
  • Memasang kawat kasa
  • Menghindari kebiasaan menggantung pakaian dalam kamar
  • Mengupayakan pencahayaan dan ventilasi ruang yang memadai
  • Menggunakan kelambu
  • Memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk

Mari kita lakukan gerakan 3M plus tersebut mulai dari diri sendiri, lingkungan rumah, dan lingkungan masyarakat di sekitar tempat tinggal kita. Jangan tunda lagi untuk melakukan niat baik tersebut, lakukanlah mulai saat ini dan ajak seluruh teman dan keluarga Anda. Jangan lupa melakukan pemantauan jentik secara berkala di rumah dan disekitar lingkungan Anda untuk memastikan bahwa Anda terbebas dari ancaman penularan penyakit melalui nyamuk.

Tambahkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>