Imunisasi Vaksin DT dan TD Untuk Anak SD Kelas 1 dan 2

Imunisasi Vaksin DT dan TD Untuk Anak SD Kelas 1 dan 2

UPT Puskesmas Batang Peranap, Setelah melaksanakan imunisasi campak dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada bulan September yang lalu. Puskesmas Batang Peranap kembali memberikan imunisasi DT (Difteri Tetanus) dan TD (Tetanus Toxoid). Dahulunya, jenis vaksin yang diberikan adalah TT (Tetanus Toxoid). Tetapi sejak muncul kembali penyakit difteri akhir akhir ini, vaksin yang diberikan menjadi DT dan TD untuk mencegah penyakit tetanus serta difteri.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 November 2017, sasaran imunisasi ini adalah murid murid kelas 1 dan 2 di 3 SDN di wilayah kerja Puskesmas Batang Peranap yakni SDN 001 Pematang berjumlah 46 anak, SD N 004 Selunak 51 anak, SDN 005 Sukamaju 71 anak . Imunisasi DT diberikan untuk murid kelas 1 SD dan imunisasi TD untuk kelas 2.

Sebagai Pengetahuan kita ;

  1. Difteri adalah radang tenggorokan yang sangat berbahaya dapat menyebabkan kematian anak hanya dalam beberapa hari saja.
  2. Tetanus adalah penyakit kejang otot seluruh tubuh dengan mulut terkancing tidak bisa dibuka.

Cara penularan Difteri melalui percikan-percikan ludah penderita waktu batuk dan bersin, melalui sapu tangan, handuk dan alat-alat makanan yang dicemari kuman-kuman penyakit.

Sedangkan Tetanus penuralannya melaui tali pusat karena pertolongan persalinan yang tidak bersih/steril, melalui luka (tertusuk paku, beling,dll).

Imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi, belum cukup untuk melindungi dari penyakit Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) sampai usia anak sekolah. Hal ini disebabkan, Sejak anak mulai memasuki usia SD, terjadi penurunan terhadap tingkat kekebalan. Oleh sebab itu, pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia SD atau sederajat yang pelaksanaannya serentak di Indonesia dengan nama BIAS. “BIAS ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi anak anak usia SD terhadap penyakit campak, difteri dan tetanus. Karena itu kami harap para orang tua tidak perlu khawatir, jika anaknya diimunisasi di sekolah oleh petugas puskesmas.

Related Posts
Leave a reply