BERANTAS CACINGAN PADA ANAK DENGAN MEMINUM OBAT CACING

BERANTAS CACINGAN PADA ANAK DENGAN MEMINUM OBAT CACING

UPTD Puskesmas Batang Peranap, telah melaksanakan sosialisasi kecacingan dan pemberian obat cacing pada anak umur 1 – 12 tahun baik pada anak sekolah ( PAUD, TK, dan SD ) maupun putus sekolah. sosialisasi dilaksanakan pada tiap tiap desa dengan menghadirkan Bapak Camat, Bapak Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua PKK Desa, Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat Desa, Kepala Sekolah, DLL.

Pemberian obat cacing ini dilaksanakan pada tiap tiap pos yang telah di tetapkan pada saat sosialisasi kecacingan sebelumnya. hal ini bertujuan untuk memudahkan anak anak yang akan meminum obat cacing secara bersama – sama yang didampingi oleh petugas dari Puskesmas, kader posyandu, dan guru sekolah.

Cacingan adalah infeksi parasit yang disebabkan oleh cacing yang menyerang manusia. Jenis cacing yang dapat menginfeksi manusia bermacam-macam dan dapat memberikan gejala yang berbeda-beda pula. Hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan dari siklus hidup cacing tersebut dan cara cacing tersebut masuk untuk menginfeksi.

Terdapat beberapa jenis cacing, yang berbeda pula antara gejala, penyebab, dan pengobatannya. Berikut adalah jenis-jenis cacing yang dapat menyebabkan penyakit cacingan:

  • Cacing Gelang ( Ascaris Lumbricoides )
  • Cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale)
  • Cacing cambuk (Trichuris trichiura)
  • Cacing kremi (Enterobius vermicularis)
  • Cacing daun (Trematoda)
  • Cacing pita (Taenia saginata dan Taenia solium)
Berikut ini dampak dari cacingan ini :
  • Kurang gizi bahkan gizi buruk,
  • Anemia,
  • IQ menurun,
  • Lemas tak bergairah,
  • Mengantuk, mudah lelah dan rewel,
  • Malas beraktivitas,
  • Berat badan rendah,
  • Mengganggu pertumbuhan ( stunting ),
  • Menurunkan kualitas sumber daya manusia,
  • Sering menguap dan lebih senang tidur bermalas-malasan.
  • Menurunkan daya tahan tubuh,
  • Gangguan saluran pencernaan,
  • Penurunan kemampuan belajar pada anak,
  • Cacing itu bisa menginfeksi sampai kejaringan otak,
  • Cacingan dapat menimbulkan kematian.

Untuk menghindari infeksi cacingan, dengan ini diberikan obat cacing tidak hanya untuk penderita cacingan, namun juga pada seluruh anak mulai dari usia 1 – 12 tahun. hal ini dikarenakan anak anak rentan mengalami cacingan kerana anak anak sering bermain ditanah dankurang memperhatikan akan kebersihan diri.

Salah satu cara efektif mencegah penyakit cacingan yaitu dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Selain itu, ada beberapa langkah lain yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit cacingan, yaitu:

  • Potong kuku anak secara teratur, Kuku panjang bisa menjadi tempat bermukim larva cacing.
  • Ajari anak untuk tidak terbiasa memasukkan tangan ke dalam mulutnya.
  • Biasakan anak untuk mencuci tangan dengan sabun, sebelum makan, sesudah makan, atau setelah bermain, khususnya diluar rumah.
  • Menyimpan daging mentah dan ikan dengan baik, kemudian masak hingga matang.
  • Mencuci buah dan sayur dengan benar sebelum dikonsumsi.
  • Jika terkena infeksi cacing, basuh bagian anus Anda pada pagi hari untuk mengurangi jumlah telur cacing, karena cacing biasa bertelur pada malam hari.
  • Ganti pakaian dalam dan seprei setiap hari selama terinfeksi.
  • Cuci pakaian tidur, seprei, pakaian dalam, dan handuk dengan air panas untuk membasmi telur cacing.
  • Hindari menggaruk daerah di sekitar anus yang gatal. Gunting kuku agar tidak ada tempat untuk telur cacing. Jangan menggigit kuku.
  • Cuci tangan secara teratur, terutama setelah buang air, mengganti popok bayi, sebelum memasak dan sebelum makan.
  • Hindari berjalan tanpa alas kaki dan menyentuh tanah atau pasir tanpa sarung tangan.

Kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan, tingkat sanitasi lingkungan telah membantu mengurangi angka kejadian terjadinya infeksi cacing ini. Serta diharapkan dengan terlaksananya kegiatan pemberian obat cacing ini semoga anak anak terbebas dari cacingan dan menjadi pribadi yang sehat dan cerdas, sehingga dapat memperoleh prestasi demi meraih cita citanya.

 

Related Posts
Leave a reply