Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)

Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)

IMG-20180104-WA0010IMG-20180105-WA0002

BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH (BIAS)

Bias adalah bulan dimana seluruh kegiatan imunisasi dilaksanakan di seluruh Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama dan Menteri Kesehatan.

Imunisasi dalah pemberian vaksin dengan tujuan agar mendapatkan perlindungan (kekebalan) dari penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Tujuan pelaksanaan BIAS adalah mempertahankan Eleminasi Tetanus Neonaturum, pengendalian penyakit Difteri dan penyakit Campak dalam jangka panjang melalui imunisasi DT, TT dan Campak pada anak sekolah.

Imunisasi yang diberikan pada BIAS ada tiga jenis yaitu:

  1. Campak pada anak kelas I
  2. DT pada anak kelas I
  3. td pada anak kelas II

IMG-20180111-WA0013Imunisasi Campak

Campak adalah penyakit yang sangat berbahaya untuk bayi dan anak karena sering disertai komplikasi bronchopneumonia yang banyak menyebabkan kematian pada bayi dan anak. Bahaya penyakit campak adalah panas tinggi, radang mulut dan tenggorokan, diare, radang otak, gizi memburuk, radang paru.

Cara penularannya secara kontak langsung dan melalui pernafasan penderita. Siswa yang terkena campak sebaiknya tidak diijinkan sekolah sampai sembuh agar tidak terkaji penularan ke teman-temannya.

Pencegahannya dengan pemberian imunisasi Campak pada waktu bayi (9 bulan) dan diulang (booster) kembali pada waktu kelas I SD untuk menambah kekebalan seumur hidup.
20171114_093022

 

Difteri Tetanus (DT)

Difteri adalah radang tenggorokan yang sangat berbahaya dapat menyebabkan kematian anak hanya dalam beberapa hari saja. Tetanus adalah penyakit kejang otot seluruh tubuh dengan mulut terkancing tidak bisa dibuka

Cara penularan Difteri melalui percikan-percikan ludah penderita waktu batuk dan bersin, melalui sapu tangan, handuk dan alat-alat makanan yang dicemari kuman-kuman penyakit. Sedangkan Tetanus penuralannya melaui tali pusat karena pertolongan persalinan yang tidak bersih/steril, melalui luka (tertusuk paku, beling).

Difteri: kerusakan jantung, pernafasan tersumbat

Tetanus: mulut terkancing, kaku, kejang, radang paru

Pencegahannya dengan imunisasi DPT pada saat bayi dan Imunisasi DT pada kelas I SD serta Imunisasi td pada kelas II sebagai ulangan (booster) untuk menambah kekebalan seumur hidup.

IMG-20180104-WA0016

BIAS di UPT Puskesmas Pangkalan Kasai dilaksanakan 2 kali dalam setahun yaitu pada :

  1. Bulan September untuk pemberian imunisasi Campak pada anak kelas I
  2. Bulan Oktober untuk pemberian imunisasi DT pada anak kelas I, td pada anak kelas II

BIAS dilaksanakan di seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) negeri dan swasta, Adapun Jumlah sasaran SD di wilayah Puskesmas Pangkalan Kasai adalah sebanyak 31 SD

Sasaran kegiatan BIAS adalah seluruh anak Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) negeri dan swasta, laki-laki dan perempuan.

 

Related Posts
Leave a reply