SKRINING MALARIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SIPAYUNG

SKRINING MALARIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SIPAYUNG

IMG-20181217-WA0032Skrining adalah upaya pemeriksaan atau tes yang sederhana dan mudah yang dilaksanakan pada populasi masyarakat sehat yang bertujuan untuk membedakan masyarakat yang sakit atau berisiko terkena penyakit diantara masyarakat yang sehat.

Malaria merupakan penyakit tropis yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan disebarkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini dapat menyerang semua individu tanpa membedakan umur dan jenis kelamin dan tidak terkecuali wanita hamil.

Adapun kegiatan skrining malaria pada ibu hamil di mulai dari diagnosis malaria dengan melakukan pemeriksaaan anamnesa dengan melihat suhu tubuh, kemudian pemeriksaan fisik dan selanjutnya dilakukan diagnosis pasti dengan melakukan pemeriksaan sediaan darah.

Malaria pada kehamilan dapat menimbulkan berbagai keadaan patologi pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

1. Dampak malaria terhadap ibu hamil dapat menyebabkan anemia, malaria serebral, edema pulmonal, infeksi plasenta, hjpoglikemia bahkan kematian.

2. Dampak malaria pada janin dan bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi malaria dapat menyebabkan persalinan prematur, berat badan lahir rendah, abortus dan kematian.

3. Penatalaksanaan malaria dalam kehamilan adalah dengan pencegahan, pemeriksaan yang adekuat serta pengontrolan malaria secara terpadu berdasarkan gabungan hal-hal dibawah ini:

· Pendidikan kesehatan dan kunjungan yang teratur untuk antenatal care (ANC).

· Perlindungan pribadi untuk mencegah kontak dengan vektor

· Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat

· Kemoprofilaksis

· Diagnosis dan pengobatan malaria secara akurat

· Penanggulangan komplikasj malaria dalam kehamilan sedini mungkin

4. Pencegahan yaitu dengan tidak mengunjungj daerah endemik malaria dan pemberian kemoprofilaksis kepada setiap wanita hamil yang tinggal di daerah endemis atau yang akan mengunjungj daerah endemis; Memutuskan rantai penularan host, agen ataupun lingkungan dengan menghindari kontak/gjgitan nyamuk anopheles, membunuh jentik dan nyamuk dewasa, meningkatkan daya tahan tubuh melalui vaksinasi.

Related Posts
Leave a reply