8454757571_a3796f86ce_o-1140x641a. Pengertian

Pelayanan laboratorium sederhana adalah pelayanan dasar esensial di bidang laboratorium kesehatan yang diperlukan di tingkat puskesmas. Pelayanantersebut diselenggarakan secara khusus atau terpadu dengan kegiatan pokok  puskesmas lainnya. Pelayanan laboratorium tersebut untuk mendukung mutu upaya pelayanan di puskesmas dengan menggunakan teknologi yang disesuaikan menurut kondisi dan kebutuhan di tingkat puskesmas. Pelayanan tersebut ditujukan kepada perorangan, kelompok masyarakat maupun lingkungannya. 

b. tujuan

Tujuan diselenggarakannya pelayanan laboratorium kesehatan secarae’isien dan e’ekti’ adalah untuk mendukung upaya peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, diagnosa dini maupun monitoring terapi dalam rangka penyembuhan. alam hal ini dituntut peran akti’ dari petugas laboratorium untuk mencari dan menemukan kasus%kasus yang berhubungan dengan kesehatanmasyarakat. (Depkes RI, 1992)

c. Fungsi

1. Melaksanakan pemeriksaan laboratorium sederhana sesuai dengan standar kemampuan yang telah ditentukan, atau merujuk ke laboratorium yang lebihmampu untuk menemukan tanda-tanda adanya penyakit yang mungkin akan menimbulkan masalah bagi kesehatan masyarakat setempat, misalnya penyakit-penyakit umum seperti anemia, kolesterol, Gula Darah, dan Asam urat

2.Memberikan kepada petugas pelayanan kesehatan sedini mungkin adanya penemuan laboratories yang menyangkut kepentingan kesehatan masyarakat dan mengupayakan pemeriksaan (cross check) ke laboratorium yang lebih mampu untuk konfirmasi.

3. Melaksanakan pencatatan dan pelaporan baik untuk keperluan interen Puskesmas maupun untuk keperluan perencanaan kesehatan.

d. Petugas

Petugas laboratorium sederhana di puskesmas adalah 2 orang Analisis Kesehatan (lulusan Sekolah DIII Akademi Analis Kesehatan) yang bekerja sepenuhnya di laboratorium.

Jadwal Pelayanan

di hari kerja mulai pukul 08.00-11.45

Jenis Pelayanan

  1. Melaksanakan pelayanan laboratorium sesuai dengan pola kerja dan prosedur kerja yang ditetapkan
  2. Mengatur penyediaan alat tulis, ‘ormulir untuk penyediaan spesimen.
  3. Melayani pasien, mencatat identitasnya dan permintaan pemeriksaanyang diperlukan.
  4. Mengontrol dan mengecek hasil akhir dari pemeriksaan.
  5. Mencatat hasil pemeriksaan.
  6. Interdum et malesuada fames ac ante ipsum primis in faucibus.