Jadikan Momen Peringatan Hari Buah Sedunia Sebagai Titik Awal Perubahan Perilaku Mengkonsumsi Buah dan Sayur

World-Fruit-Map-Finished-1-of-1

Tahukah Anda bahwa setiap tanggal 1 Juli diperingati sebagai hari buah sedunia? Mungkin sebagian dari kita belum mengetahuinya. Hari Buah Sedunia diperingati sejak tahun 2007 lalu yang berawal di Jerman, tepatnya di Mauerpark Berlin. Ide utama peringatan Hari Buah adalah untuk berbagi buah dan sayur dengan sesama dalam sebuah hidangan demi terjalinnya solidaritas dan menciptakan pertukaran budaya. Kini seluruh dunia bisa ikut merayakannya, karena dengan mengenali keberagaman buah yang ada maka kita turut mengakui kayanya budaya dunia.

Buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan jenis bahan makanan yang sangat banyak memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Manfaat buah dan sayur terhadap kesehatan diantaranya dapat mencegah penyakit kardiovaskuler dan beberapa jenis kanker. Menurut Badan Kesehatan Dunia – WHO, ada sekitar 1,7 juta kematian di seluruh dunia disebabkan karena rendahnya konsumsi buah dan sayuran. Selain karena asupan yang tidak cukup, kematian juga terjadi akibat dari kanker pencernaan; penyakit jantung dan stroke.

Indonesia sebagai negara yang kaya ragam buah-buahan dan sayur-sayuran tropis selayaknya dapat terhindar dari ancaman bahaya kesehatan yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi buah dan sayur. Namun ironisnya kebiasaan mengkonsumsi buah dan sayur pada masyarakat Indonesia masih sangat rendah sehingga ancaman kesehatan yang diakibatkan kurang mengkonsumsi buah dan sayur belum terelakkan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes RI Tahun 2013, 93,5% penduduk Indonesia memiliki kebiasaan kurang mengkonsumsi buah dan sayur. Ini membuat kondisi kesehatan masyarakat Indonesia masuk dalam salah satu negara dengan pola makan tidak sehat. Pada riset tersebut, penduduk dikategorikan cukup apabila memiliki kebiasaan mengkonsumsi buah dan atau sayur minimal 5 porsi per hari selama 7 hari dalam seminggu. Untuk jumlah tepatnya, WHO merekomendasikan minimal asupan buah dan sayuran adalah 400 gram/hari.

Melalui momen krusial peringatan Hari Buah ini, sepantasnya kita mengintrospeksi diri dan melakukan perubahan perilaku kearah yang lebih sehat dengan meningkatkan kebiasaan mengkonsumsi buah dan sayur. Melalui perilaku sehat ini, risiko mengalami berbagai penyakit dan masalah kesehatan di masa depan akan dapat diminimalisir.

Sumber Bacaan:
1. Kemenkes RI (2013). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013 (Riskesdas 2013).
2. Kompas (2015). Hari Buah Sedunia, Kenyataan dan Tantangan Indonesia.
3. National Geographic (2015). Perkaya Konsumsi Buah di Hari Buah Internasional.

Tambahkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>