Dinas Kesehatan lakukan Audit Maternal Perinatal (AMP) Tahun 2016

IMG_9301

Rengat, Dinkes Inhu – Audit Maternal Perinatal (AMP) merupakan kegiatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pengkajian dan pembahasan kasus kesakitan, kematian ibu dan perinatal sebagai upaya pembelajaran bersama dalam menyikapi kasus kematian yang telah terjadi sehingga ditemui cara penanganan yang lebih baik dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi dan Balita (AKB) dimasa yang akan datang.

Menyikapi hal diatas, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu melalui Seksi Kesehatan Ibu, Anak dan Kesehatan Keluarga (KIA & Kesga) Bidang Promosi Kesehatan dan Kesehatan Keluarga mengadakan Pertemuan Pengkajian Kasus Kematian Maternal Perinatal Tingkat Kabupaten. Menurut Kepala Seksi Kesehatan Ibu, Anak dan Kesehatan Keluarga (KIA & Kesga) Rosinta Hutabarat, SST selaku Ketua Pelaksana kegiatan, pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan data-data kematian Ibu, Bayi dan Balita, mengidentifikasi penyebab kematian baik secara langsung maupun tidak langsung, menganalisis ketersediaan tenaga kesehatan, dan kompensasi petugas pemberi layanan kesehatan serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Pertemuan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari tepatnya pada tanggal 25-26 Oktober 2016 bertempat di Hotel Irma Bunda Pematang Reba dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang yang terdiri dari bidan koordinator dan bidan desa terpilih. Pertemuan ini dibuka oleh Kepala Bidang Promosi Kesehatan dan Kesehatan Keluarga Veny Rismayanti, SST, MPH mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam sambutannya Kabid Promkes Kesga menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengidentifikasi penyebab kematian maternal dan perinatal serta memperoleh solusi yang tepat guna dan tepat sasaran agar kejadian yang sama tidak terulang dimasa yang akan datang.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kepada seluruh pengelola KIA yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu termasuk bidan desa dapat melakukan penanganan kegawat daruratan dan menetapkan prioritas untuk mengatasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap AKI dan AKB melalui pembelajaran yang diperoleh pada pengkajian kasus ini” tutup Kabid.

Galeri Foto Kegiatan Pertemuan AMP Tahun 2016

Tambahkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>