Banjir Datang, Siaga dan Cegah Penyakit Dampak Banjir

penanggulangan penyakit pasca banjir

Di Bulan Desember ini, biasanya hampir seluruh wilayah di Indonesia terjadi kecenderungan meningkatnya intensitas hujan yang dapat menyebabkan terjadinya banjir. Kondisi ini juga terlihat di Kabupaten Indragiri Hulu, dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan intensitas hujan yang relatif tinggi dan menyebabkan debit air sungai-sungai utama di Kabupaten Indragiri Hulu meningkat dan berpotensi menyebabkan banjir khususnya di daerah sekitar aliran sungai. Perubahan kondisi lingkungan tersebut akan berpotensi meningkatkan kasus berbagai penyakit, khususnya penyakit-penyakit yang berbasis lingkungan. Untuk itu kita harus meningkatkan kewaspadaan agar penyakit tidak datang dan mengganggu aktivitas kita yang sudah repot oleh banjir. Berikut ini beberapa penyakit yang berpotensi muncul akibat dampak banjir.

DIARE

Ketika banjir, kita biasanya sulit mendapatkan air bersih karena pasti tercemar oleh air banjir. Selain itu, jika kita harus mengungsi, fasilitas serba terbatas, termasuk air bersih. Air tidak bersih itu dapat menularkan penyakit diare. Gejala diare adalah tinja  encer (mencret), BAB lebih dari 3 kali sehari atau yang keluar kebanyakan air, sakit perut, kadang disertai demam, mual dan muntah.

Diare dapat dicegah dengan melakukan beberapa upaya berikut:

  • Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebelum makan/minum dan setelah BAB/BAK. Sabun akan merontokan kuman      yang menempel di tangan.
  • Rebus air yang akan diminum sampai mendidih. Tutup rapat air yang siap diminum dan simpan di tempat aman. Contoh: dimasukan ke dalam botol air mineral dan ditutup rapat.
  • Kumpulkan sampah di plastik besar/wadah tempat sampah darurat. Jika mungkin pisahkan antara sampah kering: plastik bungkus makanan/minuman, kertas dan sampah basah : nasi/sayur/ lauk pauk sisa masak/ makanan.
  • Segera ke fasilitas kesehatan terdekat jika ada gejala Diare.

DEMAM BERDARAH

Pada musim hujan, masih banyak sampah seperti kaleng bekas, ban bekas dan tempat tertentu yang terisi/ tergenang air. Genangan air itu menjadi tempat berkembang biak nyamuk demam berdarah. Gejala Demam Berdarah adalah Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari, hidung keluar darah (mimisan) (Epitaksis), BAB bercampur darah, mual, muntah, tidak nafsu makan, sakit perut, diare, menggigil, kejang dan sakit kepala, pegal/sakit pada persendian, munculnya bintik-bintik merah pada kulit.

Cegah Demam Berdarah dengan melaksanakan 3M, yaitu:

  • Mengubur sampah yang sekiranya dapat menampung air hujan
  • Menguras tempat penampungan air
  • Menutup tempat penyimpanan air yang rapat

Namun dalam keadaan darurat banjir, beberapa aksi 3M bisa jadi susah dilakukan. Oleh karena itu, cara terakhir adalah menghindari gigitan nyamuk. Gunakan kelambu untuk tidur, gunakan obat anti nyamuk baik semprot maupun oles. Segera ke fasilitas kesehatan terdekat jika ada gejala Demam Berdarah.

LEPTOSPIROSIS

Saat banjir, tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan keluar menyelamatkan diri. Tikus tersebut akan berkeliaran disekitar manusia dimana kotoran dan air kencingnya akan bercampur dengan air banjir. Seseorang yang kulitnya luka, kemudian bermain/terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran/kencing tikus maka orang itu bisa menjadi sakit yang dikenal dengan  penyakit Leptospirosis. Gejala-gejala umum penyakit ini adalah panas tiba-tiba, sakit kepala dan mengigil.

Untuk menghindari timbulnya penyakit leptospirosis kita harus:

  • Jaga kebersihan supaya tikus tidak berada di sekitar lingkungan kita.
  • Jika harus masuk ke air banjir, gunakan pelindung diri, seperti celana panjang dan sepatu boot.
  • Tutup luka dan lecet dengan plester kedap air.
  • Segera ke fasilitas kesehatan terdekat jika ada gejala penyakit leptospirosis.

INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA)

Di pengungsian banjir, orang banyak berkumpul dan terkadang situasinya sangat tidak layak. Penyakit ISPA dapat dengan mudah menulari para pengungsi. Cara mencegah ISPA:

  • Tingkatkan daya tahan tubuh dengan istirahat cukup dan makan makanan bergizi
  • Tidak menularkan ISPA pada orang
  • Tutup mulut ketika batuk, tidak meludah sembarangan.

PENYAKIT KULIT

Penyakit kulit bisa berupa infeksi, alergi atau bentuk lain. Kalau musim banjir maka masalah utamanya adalah kebersihan yang tidak terjaga baik. Di pengungsian banjir dimana tempat berkumpulnya banyak     orang dapat menularkan penyakit kulit.

DEMAM TIFOID/TIPUS

Biasanya di pengungsian, jarak  antara tempat sampah – tinja – dan manusia cukup dekat. Lalat          yang hinggap di tempat kotor tersebut akhirnya hingga juga di makanan yang dimakan oleh kita. Maka terjadilah demam tifoid. Mencegah demam tifoid:

  • Menutup makanan matang jika belum mau dimakan agar lalat tidak hinggap.
  • BAB di jamban, siram jamban dan jaga kebersihan jamban.
  • Jaga kebersihan

PENYAKIT KRONIS YANG SEMAKIN MEMBURUK

Beberapa orang sudah menderita penyakit lama, namun semakin buruk karena  penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan berkepanjangan, dan apalagi bila banjir berhari-hari dapat menganggu.

PENTING! LAKSANAKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SAAT BANJIR

  • Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di waktu penting yaitu sebelum makan, sebelum mengolah makanan, setelah BAB setelah menceboki anak, setelah memegang lingkungan yang kotor dan hewan.
  • Buang sampah di tempatnya/di kumpulkan pada plastik atau wadah besar
  • BAB di jamban, siram jamban, jaga kebersihan jamban.
  • Periksa jentik, hindari gigitan nyamuk.
  • Memasak makanan sampai matang, mendidihkan air untuk minum. Simpan makanan dan minuman di tempat rapat.
  • Di pengungsian- bayi, balita dan lansia perlu mendapat prioritas tempat yang lebih baik dan sehat.
  • Ibu tetap memberi ASI pada bayi.
  • Penelitian membuktikan bahwa Ibu yang menganti ASI dengan susu formula, bayinya 2 kali berisiko terkena diare.
  • Jika ada keluhan kesehatan berkepanjangan maka hubungi petugas kesehatan atau pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Tambahkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>