Pertemuan Pengkajian Kasus Kematian Maternal Dengan Konsep AMP Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2018

Pertemuan AMP

Rengat, DinkesInhu. Kematian Maternal dan Neonatal masih menjadi masalah di Indonesia. Pemerintah sudah melakukan berbagai intervensi untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu dan neonatal yaitu melalui peningkatan pelayanan antenatal yang mampu mendeteksi dan menangani kasus resiko tinggi secara memadai, pertolongan persalinan yang bersih oleh tenaga kesehatan terampil, pelayanan pasca persalinan dan kelahiran, serta pelayanan emergency kebidanan dan neonatal dasar (PONED) dan komprehensif (PONEK) yang dapatd ijangkau.

Intervensi tersebut dapat dilakukan dengan konsep audit maternal dan perinatal (AMP). AMP merupakan suatu kegiatan untuk menelusuri sebab kesakitan dan kematian ibu dan perinatal dengan maksud mencegah kesakitan dan kematian dimasa yang akan datang. Kegiatan audit ini berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dengan pendekatan pemecahan masalah.

Menyikapi hal diatas, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Bagian Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat mengadakan Pertemuan Pengkajian Kasus Kematian Maternal dengan Konsep AMP Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2018. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada tanggal 26 s.d. 27 Oktober 2018 di Hotel Irma Bunda Pematang Reba dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang.

Menurut Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kab. Inhu Venny Rismawanti, SST., MPH tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mendapatkan data-data kematian ibu dan balita, mengidentifikasi penyebab kematian baik secara langsung maupun secara tidak langsung, menganalisis ketersediaan tenaga kesehatan, kompetensi petugas pemberi pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana yang dibutuhkan serta meningkatkan mutu pelayanan KIA dalam rangka mempercepat penurunanan angka kematian ibu dan perinatal.

Pada pembukaan acara ini, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhu Elis Julinarti, DCN, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya Kegiatan ini diharapkan kepada tenaga kesehatan terutama pengelola KIA lebih dapat meningkatkan kualitas pelayanan KIA terhadap masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kepada seluruh pengelola KIA dan seluruh Bidan Desa serta para pemberi pelayanan dasar (Puskesmas dan jajarannya) dan tingkat pelayanan rujukan (RS Kabupaten/Kota) dapat meningkatkan kualitas pelayanan KIA dengan mampu mengidentifikasi penyebab kematian maternal dan perinatal dan dapat menetapkan prioritas untuk mengatasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap AKI dan AKB melalui pembelajaran yang diperoleh serta dapat menentukan solusi yang tepatguna dan tepat sasaran sehingga kejadian yang sama tidak terjadi kembali dimasa yang akandatang” tutur Plt. Kadis Kesehatan Inhu.

Tambahkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>