{"id":302,"date":"2019-07-12T04:33:49","date_gmt":"2019-07-12T04:33:49","guid":{"rendered":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/?p=302"},"modified":"2019-07-12T04:33:49","modified_gmt":"2019-07-12T04:33:49","slug":"pendistribusian-pmt-bumil-kek-dan-balita-rawan-gizi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/2019\/07\/12\/pendistribusian-pmt-bumil-kek-dan-balita-rawan-gizi\/","title":{"rendered":"PENDISTRIBUSIAN PMT BUMIL KEK DAN BALITA RAWAN GIZI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Gizi memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan selama siklus hidup manusia. Kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil berpengaruh terhadap kualitas bayi yang dilahirkan serta berdampak terhadap kematian\u00a0 anak dan ibu. Pada balita kekurangan gizi akan menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang apabila tidak diatasi secara dini dapat berlanjut hingga dewasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Usia balita merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat dan rawan terhadap kekurangan gizi. Hasil Riskesdas 2010 menunjukkan prevalensi BBLR sebesar 11,1%, balita gizi kurang sebesar 17,9% dan balita pendek sebesar 35,6%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk mengatasi kekurangan gizi yang terjadi pada kelompok usia balita gizi kurang perlu diselenggarakan pemberian makanan tambahan (PMT) pemulihan. Besarnya angka kematian bayi (AKB) sangat terkait dengan status kesehatan dan gizi ibu hamil. Masalah gizi pada ibu hamil adalah kekurangan vitamin dan mineral, antara lain kekurangan asam folat, zat besi, seng, dan yodium.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">PMT diberikan dalam bentuk makanan atau bahan makanan lokal dan tidak diberikan dalam bentuk uang. PMT Pemulihan hanya sebagai tambahan terhadap makanan yang dikonsumsi oleh balita sasaran sehari-hari, bukan sebagai pengganti makanan utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-303\" src=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2019\/07\/WhatsApp-Image-2019-07-10-at-10.29.05-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2019\/07\/WhatsApp-Image-2019-07-10-at-10.29.05-300x225.jpeg 300w, https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2019\/07\/WhatsApp-Image-2019-07-10-at-10.29.05-768x576.jpeg 768w, https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2019\/07\/WhatsApp-Image-2019-07-10-at-10.29.05-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2019\/07\/WhatsApp-Image-2019-07-10-at-10.29.05.jpeg 1040w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2019 di Desa kuantan babu, kampung pulau, rantau mapesai, sungai guntung tengah, sungai guntung hilir, kelurahan kampung besar seberang dan kelurahan kampung dagang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gizi memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan selama siklus hidup manusia. Kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil berpengaruh terhadap kualitas bayi yang dilahirkan serta berdampak terhadap kematian\u00a0 anak dan ibu. Pada balita kekurangan gizi akan menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang apabila tidak diatasi secara dini dapat berlanjut hingga dewasa. Usia balita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":304,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,4],"tags":[],"class_list":["post-302","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan","category-terkini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=302"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":305,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302\/revisions\/305"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/media\/304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/kambesko\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}