{"id":946,"date":"2023-01-27T03:58:18","date_gmt":"2023-01-27T03:58:18","guid":{"rendered":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/?p=946"},"modified":"2023-02-11T04:17:20","modified_gmt":"2023-02-11T04:17:20","slug":"pelaksanaan-imunisasi-rutin-di-wilayah-kerja-uptd-puskesmas-pangkalan-kasai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/2023\/01\/27\/pelaksanaan-imunisasi-rutin-di-wilayah-kerja-uptd-puskesmas-pangkalan-kasai\/","title":{"rendered":"Pelaksanaan Imunisasi Rutin di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pangkalan Kasai"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-956 alignleft\" src=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2023\/01\/WhatsApp-Image-2023-01-27-at-13.03.32-300x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2023\/01\/WhatsApp-Image-2023-01-27-at-13.03.32-300x300.jpeg 300w, https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2023\/01\/WhatsApp-Image-2023-01-27-at-13.03.32-150x150.jpeg 150w, https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2023\/01\/WhatsApp-Image-2023-01-27-at-13.03.32.jpeg 500w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Imunisasi adalah suatu proses untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara memasukkan vaksin, yakni virus atau bakteri yang sudah dilemahkan, dibunuh, atau bagian-bagian dari bakteri (virus) tersebut telah dimodifikasi.<\/p>\n<p>Tujuan imunisasi adalah agar memdapatkan imunitas atau kekebalan anak secara individu dan eradikasi atau pembasmian sesuatu penyakit dari penduduk sesuatu daerah atau neg<\/p>\n<p>Imunisasi Dasar pada bayi dan balita meliputi :<\/p>\n<p>1. Hepatitis B (HB-O)<\/p>\n<p>2. BCG<\/p>\n<p>3. Polio<\/p>\n<p>4. DPT-HB-Hib<\/p>\n<p>5. Campak<\/p>\n<p>selain kelima imunisasi dasar tersebut ada imunisasi yang baru di laksanakan\u00a0 pada akhir tahun 2022 yaitu imunisasi PVC.<\/p>\n<p>Imunisasi <em>Pneumococcal Conjugate Vaccine<\/em> (PVC) ini nantinya akan menjadi imunisasi dasar dan rutin di laksanakan di posyandu-posyandu wilayah kerja UPTD Puskesmas Pangkalan Kasai.<\/p>\n<p>imunisasi\u00a0<em>Pneumococcal Conjugate Vaccine<\/em> (PCV) adalah cara tepat untuk mencegah penyakit pneumonia karena imunisasi PCV dapat melindungi sang buah hati dari bakteri Streptococcus pneumoniae. Vaksin ini relatif aman dan efektif untuk melindungi anak Bunda dari penyakit akibat bakteri Pneumokokus,<\/p>\n<p>Pneumonia adalah Infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli) sehingga tergolong dalam infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bawah.<\/p>\n<p>Gejala Pneumonia pada balita adalah demam, batuk dan kesukaran bernafas yang ditandai dengan nafas cepat (Frekuensi nafas bayi &lt; 2 bulan \u2265 60x\/menit; bayi 2 \u2013 11 bulan \u00a0\u2265 50x\/menit; bayi 12 bulan \u2013 59 bulan \u2265 40x\/menit) atau tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam (TDDK).<\/p>\n<p>Pneumonia disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur. Bakteri penyebab Pneumonia yang paling umum yaitu <em>Streptococcus pneumoniae <\/em>(pneumokokus) &#8211; Penyebab paling umum dari pneumonia bakterial pada anak-anak ; <em>Haemophilus influenzae tipe b (Hib) &#8211; <\/em>Penyebab paling umum kedua. Virus penyebab pneumonia yang paling umum adalah<em> respiratory\u00a0 syncytial virus.<\/em><\/p>\n<p>Pneumonia dapat menyebar dengan berbagai cara. Virus dan bakteri yang biasa ditemukan di hidung atau tenggorokan anak, dapat menginfeksi paru-parujika terhirup serta dapat menyebar melalui percikan ludah saat batuk atau bersin yang terbawa udara. selain itu Pneumonia dapat menyebar melalui darah, terutama selama dan segera setelah bayi lahir.<\/p>\n<p>Pneumokokus (<em>Streptococcus pneumoniae<\/em>) adalah bakteri gram positif diplokokus yang merupakan penyebab utama penyakit infeksi saluran pernapasan pada anak. Pneumokokus juga menyebabkan meningitis, bakterial, sepsis, sinusitis, otitis media dan konjungtivitis terutama pada baduta dan lansia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Imunisasi adalah suatu proses untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara memasukkan vaksin, yakni virus atau bakteri yang sudah dilemahkan,<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":955,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/946"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=946"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":958,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/946\/revisions\/958"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/media\/955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/pangkalankasai\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}