{"id":2062,"date":"2024-08-10T09:07:58","date_gmt":"2024-08-10T02:07:58","guid":{"rendered":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/?p=2062"},"modified":"2024-08-10T09:07:58","modified_gmt":"2024-08-10T02:07:58","slug":"pemberantasan-sarang-nyamuk-psn-di-wilayah-uptd-puskesmas-sipayung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/2024\/08\/10\/pemberantasan-sarang-nyamuk-psn-di-wilayah-uptd-puskesmas-sipayung\/","title":{"rendered":"PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS SIPAYUNG"},"content":{"rendered":"<p>Demam Berdarah Dengue\u00a0(DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius dan dapat mengancam nyawa masyarakat. Penyakit DBD sendiri adalah penyakit yang diakibatkan oleh adanya gigitan nyamuk aedes Aegypti yang sangat identik dengan musim hujan di daerah tropis atau subtropis.<\/p>\n<p>Hal ini dikarenakan genangan air yang ada pada lubang atau barang-barang bekas akibat hujan menjadi\u00a0tempat berkembang biak nyamuk. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melakukan berbagai pencegahan yang dapat menghambat atau menghentikan perkembang biakan nyamuk di sekitar lingkungan kita.<\/p>\n<p>Jika tidak ditangani dengan baik, demam berdarah bisa menyebabkan komplikasi yang cukup parah, bahkan berpotensi menyebabkan kematian.Sehingga perlunya di lakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).<\/p>\n<p>Tindakan pencegahan dan pemberantasan lebih efektif dengan memberantas larva nyamuk melalui PSN.\u00a0Pemberantasan sarang nyamuk untuk mengendalikan kepadatan telur, jentik, dan kepompong nyamuk<em>\u00a0Aedes Aegypti<\/em>\u00a0penular DBD pada tempat perkembangbiakannya. Program PSN merupakan prioritas utama yang dapat diaplikasikan masyarakat.<\/p>\n<p>Gerakan\u00a0PSN\u00a0ini perlu ditingkatkan dengan gerakan 3M Plus, yaitu menguras penampungan air\/bak mandi, memantau semua wadah air yang dapat menjadi tempat jentik\u00a0nyamuk\u00a0berkembang biak, menutup penampungan air, mendaur ulang sampah, dan ditambah dengan menghindari gigitan\u00a0nyamuk.<\/p>\n<p>Selain itu, bentuk pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat adalah dengan mengetahui beberapa gejala demam berdarah, seperti demam hingga 40 derajat Celcius yang diikuti dengan rasa sakit kepala parah, serta nyeri otot dan sendi hingga area di belakang mata.<\/p>\n<p>Apabila kita merasakan atau menemukan orang disekitar kita mengalami gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk bisa mendapatkan diagnosa dan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-thumbnail wp-image-2064\" src=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-08.43.11-1-150x150.jpeg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-thumbnail wp-image-2066\" src=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-08.43.10-150x150.jpeg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-thumbnail wp-image-2063\" src=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-08.43.11-150x150.jpeg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demam Berdarah Dengue\u00a0(DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius dan dapat mengancam nyawa masyarakat. Penyakit DBD sendiri adalah penyakit yang diakibatkan oleh adanya gigitan nyamuk aedes Aegypti yang sangat identik dengan musim hujan di daerah tropis atau subtropis. Hal ini dikarenakan genangan air yang ada pada lubang atau barang-barang bekas akibat hujan menjadi\u00a0tempat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2065,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-2062","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2062"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2062"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2062\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2067,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2062\/revisions\/2067"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2062"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2062"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2062"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}