{"id":733,"date":"2020-03-04T09:37:47","date_gmt":"2020-03-04T02:37:47","guid":{"rendered":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/?p=733"},"modified":"2020-03-04T09:37:47","modified_gmt":"2020-03-04T02:37:47","slug":"kegiatan-pelaksanaan-dan-pemantauan-sdidtk-di-posyandu-wilayah-kerja-uptd-puskesmas-sipayung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/2020\/03\/04\/kegiatan-pelaksanaan-dan-pemantauan-sdidtk-di-posyandu-wilayah-kerja-uptd-puskesmas-sipayung\/","title":{"rendered":"KEGIATAN PELAKSANAAN DAN PEMANTAUAN SDIDTK DI POSYANDU WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SIPAYUNG"},"content":{"rendered":"<p>RENGAT, SELASA 03 MARET 2020<\/p>\n<p>TEMPAT : POSYANDU LUHUR JATI PULAU GAJAH<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-729\" src=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2020\/03\/WhatsApp-Image-2020-03-03-at-10.26.27-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2020\/03\/WhatsApp-Image-2020-03-03-at-10.26.27-300x225.jpeg 300w, https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2020\/03\/WhatsApp-Image-2020-03-03-at-10.26.27-768x576.jpeg 768w, https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2020\/03\/WhatsApp-Image-2020-03-03-at-10.26.27-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2020\/03\/WhatsApp-Image-2020-03-03-at-10.26.27.jpeg 1152w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>SDIDTK (Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang) adalah pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang pada masa 5 tahun pertama kehidupan .<\/p>\n<p data-adtags-visited=\"true\">Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat.<\/p>\n<p data-adtags-visited=\"true\">Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian.<\/p>\n<p data-adtags-visited=\"true\">Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak umur 0 \u2013 6 tahun agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Stimulasi tumbuh kembang anak dapat dilakukan oleh ibu, ayah, pengganti orang tua\/pengasuh anak, anggota keluarga lain atau kelompok masyarakat di lingkungan rumah tangga masing-masing dan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p data-adtags-visited=\"true\">Kegiatan SDIDTK meliputi:<br \/>\n\u2022 Stimulasi dini yang memadai, yaitu merangsang otak balita agar perkembangan kemampuan gerak, bicara, bahasa, sosialisasi dan kemandirian anak berlangsung secara optimal sesuai usia anak.<br \/>\n\u2022 Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan, yaitu melakukan skrining atau mendeteksi sejak dini terhadap kemungkinan adanya penyimpangan tumbuh kembang anak balita.<br \/>\n\u2022 Intervensi dini, yaitu melakukan koreksi dengan memanfaatkan plastisitas otak anak untuk memperbaiki bila ada penyimpangan tumbuh kembang dengan tujuan agar pertumbuhan dan perkembangan anak kembali kejalur normal dan penyimpangannya tidak menjadi lebih berat.<br \/>\n\u2022 Rujukan dini, yaitu merujuk\/membawa anak ke fasilitas kesehatan bila masalah penyimpangan tumbuh kembang tidak dapat diatasi meskipun sudah dilakukan intervensi dini.<\/p>\n<p data-adtags-visited=\"true\">Umur anak dalam pendeteksian (SDIDTK)<br \/>\nTidak semua umur anak bisa dilakukan pendeteksian. Anak bisa dideteksi ketika menginjak umur 0 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, 12 bulan, 15 bulan, 18 bulan, 21 bulan, 24 bulan, 30 bulan, 36 bulan, 42 bulan, 48 bulan, 54 bulan, 60 bulan, 66 bulan, dan 72 bulan. Usia ini adalah standar usia yang telah ditetapkan.<br \/>\nJadawal atau waktu pendeteksian anak yaitu :<br \/>\n\u2022 Anak umur 0 \u2013 1 tahun = 1 bulan sekali<br \/>\n\u2022 Anak umur &gt; 1 \u2013 3 tahun = 3 bulan sekali<br \/>\n\u2022 Anak umur &gt; 3 \u2013 6 tahun = 6 bulan sekali<\/p>\n<p><strong>Jenis Skrining \/ Deteksi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang<\/strong><br \/>\nJenis kegiatan deteksi atau disebut juga skrining, dalam SDIDTK adalah sebagai berikut :<br \/>\n1. Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan dengan cara mengukur Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB) dan Lingkar Kepala (LK).<br \/>\n2. Deteksi dini penyimpangan perkembangan yaitu meliputi<br \/>\n\u2022 Pendeteksian menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP)<br \/>\n\u2022 Tes Daya Lihat (TDL)<br \/>\n\u2022 Tes Daya Dengar (TDD)<br \/>\n3. Deteksi dini penyimpangan mental emosional yaitu menggunakan :<br \/>\n\u2022 Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME)<br \/>\n\u2022 Check List for Autism in Toddlers (CHAT) atau Cek lis Deteksi Dini Autis<br \/>\n\u2022 Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RENGAT, SELASA 03 MARET 2020 TEMPAT : POSYANDU LUHUR JATI PULAU GAJAH SDIDTK (Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang) adalah pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang pada masa 5 tahun pertama kehidupan . Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan, berarti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":732,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,3,2],"tags":[],"class_list":["post-733","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan","category-ragam-berita","category-terkini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/733"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=733"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/733\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":734,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/733\/revisions\/734"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/media\/732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.inhukab.go.id\/sipayung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}