Pematang Reba, 12 Mei 2026 Berdasarkan Perpres No. 72 Tahun 2021, tentang Percepatan Penurunan Stunting  adalah Dasar Hukum utama di Indonesia untuk menurunkan Prevalansi Stunting menjadi 14% pada tahun 2024. Stunting merupakan Kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu lama, paparan infeksi berulang dan kurang Stimulasi. Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap pelayanan kesehatan.

Berdasarkan Data Survei Status Gizi Indonesia, (SSGI) 2024 menunjukan Prevalensi Stunting Nasional berada diangka 19,8%, yang berpotensi akan mengganggu pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif  serta motoriknya dan akan mempengaruhi kesehatan dan produktivitasnya ketika dewasa. Acara ini dilaksanakan pada hari, Senin 11 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk “Memperkuat Edukasi dan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan Stunting Sejak Dini di Kabupaten Indragiri Hulu”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Lurah, Kasi Pembangunan, Wakil Ketua PKK Kelurahan Kembang Harum, Tim Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Tim Puskesmas Air Molek. Dalam sambutannya Kasi Pemberdayaan, Heri Antoni  menyampaikan bahwa “Perangkat Kelurahan sangat mendukung  kegiatan Gerakan Cegah Stunting yang dilaksanakan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Air Molek, kegiatan ini merupakan salah satu hal yang penting untuk mendeteksi dini masalah pertumbuhan dan pemantauan status Gizi Ibu hamil serta Balita”. Kasi Pemberdayaan juga mengimbau kepada orang tua untuk rutin membawa anak ke posyandu, guna memantau pertumbuhan dan perkembangan Balita.

Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Bougenville Kelurahan Kembang Harum, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu yang dihadiri oleh Ibu Hamil, Bayi dan Balita serta Calon Pengantin (Catin) di wilayah kerja Posyandu Bougenville Kelurahan Kembang Harum, Kecamatan Pasir Penyu. Selain kegiatan Pelayanan Penimbangan dan Pengukuran, juga pemberian Edukasi dan Penyuluhan Kesehatan oleh Narasumber dari Dinas Kesehatan.