Pematang Reba, 01 Agutus 2026. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok Umur, mulai dari balita, Remaja, ibu hamil hingga usai lanjut. Secara Nasional angka Anemia pada kelompok usia 15-24 tahun tercatat sebesar 32%. Melihat masih tingginya angka Anemia pada anak usia sekolah, pemerintah telah berkolaborasi untuk melakukan upaya pencegahannya melalui Gerakan Aksi Bergizi.
Gerakan Aksi Bergizi telah ditetapkan melalui Surat Dukungan Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI No PK.05.01/B/789/2022 tanggal 6 oktober 2022 tentang dukungan dalam Kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi.
Di Provinsi Riau kasus Anemia menjadi salah satu perhatian utama layanan Kesehatan Daerah, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap Kesehatan ibu, anak serta produktivitas remaja. Target nasional Prevalensi Anemia 25% dan Kabupaten Indragiri Hulu tercatat dibawah target nasional dengan angka 10,4% pada Remaja Putri.
Gerakan Aksi Bergizi yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu melalui Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik dalam melakukan upaya pencegahan Stunting yang bisa dilaksanakan secara rutin di sekolah melalui empat intervensi kegiatan utama, yaitu (1) Senam pagi atau Aktivitas Fisik bersama; (2) Sarapan bersama dengan Menu Gizi Seimbang; (3) Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD); (4) Edukasi kesehatan dan gizi.
Kegiatan Aksi Bergizi dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pasir Penyu, pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026 mulai pukul 07.00 WIB diikuti oleh sebanyak 393 orang remaja putri. Diawali dengan senam bersama, sarapan pagi dengan menu Gizi Seimbang, minum tablet tambah darah, edukasi mengenai gizi dan Kesehatan serta Pengukuhan Duta Remaja Putri Sehat Tanpa Anemia (REMATRI SETIA) sebanyak 16 orang secara simbolis. Sebagai Narasumber kegiatan tersebut dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu Bapak Arif Tri Wardoyo, SKM Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat.
Dengan adanya kegiatan Gerakan Aksi Bergizi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan cakupan konsumsi TTD bagi Remaja putri sebagai salah satu Upaya pencegahan Anemia dan Stunting sejak dini.

