Kegiatan Terkini

Respon Cepat Penemuan Kasus DBD di wilayah puskesmas Sipayung: Fogging Fokus untuk Memutus Rantai Penularan

Kegiatan fogging di kawasan kodim , kelurahan sekip hilir
Pengendalian wabah penyakit DBD meningkat beberapa waktu belakang ini, khusus nya di kawasan kerja puskesmas Sipayung, maka dari itu perlu nya pencegahan dan Pengendalian
Penting Diketahui: Fogging Tidak Membunuh Jentik
Perlu dipahami oleh masyarakat bahwa asap fogging hanya efektif untuk nyamuk yang sedang terbang. Fogging tidak dapat membunuh jentik-jentik atau larva nyamuk yang ada di dalam genangan air. Oleh karena itu, fogging harus dikombinasikan dengan tindakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk).

Fogging bukanlah pencegahan utama, melainkan tindakan darurat (intervensi) yang bertujuan membunuh nyamuk dewasa yang membawa virus dengue. Berbeda dengan fogging rutin, fogging fokus dilakukan di sekitar radius 100-200 meter dari rumah penderita DBD.

  • Memutus Rantai Penularan: Dengan membunuh nyamuk dewasa yang terinfeksi, penyebaran virus ke orang lain di lingkungan tersebut dapat dihentikan dengan cepat.
  • Menurunkan Kepadatan Vektor: Mengurangi jumlah nyamuk Aedes aegypti yang aktif di permukiman padat.
  • Respon Cepat: Fogging dilakukan segera setelah adanya hasil investigasi petugas kesehatan mengenai adanya penularan lokal.

KELURAHAN SEKIP HILIR (02/05/2026)[ASRAMA  DAN KANTOR KODIM] — Sebagai upaya sigap dalam menanggulangi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), tim Dinas Kesehatan bersama petugas kesehatan setempat melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di lingkungan kelurahan sekip hilir tepatnya di asrama kodim . Tindakan ini diambil menyusul ditemukannya laporan warga yang positif terkena penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *